https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&ik=fb1036a398&attid=0.1&permmsgid=msg-f:1611220453590653037&th=165c3477471d586d&view=att&disp=safe https://www.latindex.org/latindex/ficha?folio=28152

Comentários do leitor

(REVIEW) Lagi-lagi Ateng (2019)

por Laurel Funnell (2019-12-29)


Makin ke sini, perkembangan film Indonesia tampaknya menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan. Di tengah munculnya bioskop di Indonesia, 13 hiburan tidak ingin kehilangan untuk menyajikan karya terbaru berjudul Lagi Ateng.

Menurut judul, film yang disutradarai oleh Monty Tiwa akan menghidupkan kembali Gambar Ateng dan Isaac. Homeland legendaris komedian terkenal duo di "era tahun 70-an, bagaimanapun, film ini bukan remake atau reborn film Ateng sebelumnya. Melainkan penghormatan kepada Ateng dan Isaac.

Sekali lagi Ateng Ateng dan cerita kembarannya di Great yang telah lama hidup terpisah. Kedua menyadari bahwa jika mereka kembar ketika Ateng pergi ke Jakarta dan bisbol datang di dengan Agung di hotel yang sama. Kedua karakter Ateng dan Mahkamah juga dimainkan oleh Augie Frantinus.

Lebih berita yang modern

Film ini dimulai dengan Ateng dan temannya Ishak (Salah Solihun), yang dikatakan untuk pergi ke Jakarta untuk pertama kalinya. Di sana, mereka tinggal di hotel mewah dan modern. Melawan segala rintangan, Ateng bertemu Umum dalam bentuk wajah dan tubuh yang sama dengan dirinya.

Mereka terkejut bukan main. Ishak dan Cemplon (Julie Estelle) yang terkejut oleh mereka. Akhirnya, terkuaklah bahwa Ateng dan Agung adalah kembar yang telah terpisah sejak mereka masih bayi. Ateng hidup dengan ayah, sementara Agung, yang tinggal bersama ibunya, memutuskan untuk bertukar hak untuk bertemu dengan orang tua, mereka ketemui.

Bahkan, premis penduduk desa yang datang ke Jakarta bukan hal baru bagi dunia perfilman. Cerita ini sudah banyak kita jumpai di beberapa tayangan di layar atau layar lebar. Tapi keinginan akan bertindak usil Ateng dan kecelakaan yang sering menimpa Ishak, menjadi salah satu hal yang membuat film ini untuk menonton.

Selain itu, Monty Tiwa, sutradara juga mengatakan bahwa film sangat unik Ateng lagi karena kehadiran dua Ateng. Film praktis kembar dramedy jarang diproduksi oleh pembuat film Indonesia. Namun, cerita yang disajikan sebenarnya normal dan bisbol, tidak ada yang istimewa.

Komedi pada saat Pemanasan yang sama

Tentu saja, karena film ini adalah komedi, adalah penting bahwa harus ada komedi merupakan lelucon. Namun, berbeda dari kebanyakan komedi biasanya memiliki unsur vulgar. Dalam film lagi Ateng sebaliknya. Film ini cocok untuk anak-anak dan nilai-nilai moral dari keluarga.

Sekali lagi Ateng berhasil memadukan dua unsur komedi dan drama keluarga di resep yang cocok. Dengan demikian, sepanjang film, enggak tawa yang meletus saja. Sensasi berpartisipasi emosi Anda merasa. Direktur berharap bahwa film bisbol menghibur, tetapi juga dapat memberikan pesan positif yang memberikan inspirasi.

Disajikan Visual Effects Cukup Baik

Dalam setiap film-film ini ia telah mengarahkan, Monty bisa mengatakan untuk selalu berusaha untuk menjaga kualitas film-filmnya. Karena kembar dengan dua pemain, Nonton Film Online ini adalah selain menggunakan sudut tubuh, juga menggunakan efek CGI. Efek ini juga tampaknya sangat terorganisir dengan sangat hati-hati.

Hal ini jelas karena seluruh film aspek visual, halus dan bisbol noda. Mengenai sudut tubuhnya Ateng dimainkan oleh Badai Mardianto adalah komedian Srimulat. Selain menjadi sudut tubuh, Ado juga berpikir untuk membentuk oleh Monty Augie dan Shalat sebagai Ateng dan Isaac.

Pemain di Totalitas peran

Peran Augie Fantinus dalam film ini, kita dapat mengatakan sangat maksimal dalam film ini. Bagaimana tidak? Dia bermain empat karakter sekaligus: Ateng, Agung, Ateng Agung dan Mahkamah Ateng. Augie dituntut orang yang belum dewasa dan matang pada waktu yang sama. Dan itu semua sempurna dikemas dalam film tersebut.

Sementara itu, rekan-rekan Salah Solihun juga berhasil membawa karakter orang Jawa oleh alam dan cukup konyol pada saat yang sama. Sementara Shalat mengaku dialek Sunda sulit untuk menghilangkan, tapi penampilannya lagi Ateng mengagumkan.

Augie dan penambahan Salah, ada juga Julie Estelle sebagai Cemplon, Surya Saputra dan unik Priscilla sebagai Ateng orang tua dan besar, Catherine Wilson Jeng IIs, dan Rohana Srimulat memerankan sebagai mbok Sutinah. Meskipun ada semua pemain telah berhasil lucu, tapi dialog alias 'kentang' gagal peran masing-masing dan juga menghibur.

Lo bisa memiliki film komedi keluarga drama nikmatin dari 10 Januari, 2019. Membawa keluarga atau teman-teman lo buat bersama-sama menunjukkan pada akhir pekan. Nah, jika Anda menonton lo, jangan lupa untuk mencintai evaluasi Film Lagi Ateng di kolom pemeriksaan di bagian atas artikel ini, ya!