Comentários do leitor

(REVIEW) Warkop DKI Reborn (2019)

"Hubert Clemes" (2019-12-20)


Warkop DKI dengan nama-nama besar, keluar terakhir restart film Falcon Pictures memilih trio Aliando Syarief, Adipati Dolken dan Randy Danistha sebagai versi Dono, Kasino yang Indro 'baru'. Reborn, Warkop DKI telah dihidupkan kembali beban besar untuk bisa mencocokkan sukses besar dalam sejarah Indonesia, yaitu Warkop DKI reborn Cricket Boss Bagian 1, yang dirilis pada tahun 2016, kemudian dengan skor 6,8 juta pemirsa.

The Great Battle (2018) - Dunia21 Layarkaca21 LK21Disutradarai oleh seorang Rako Prijanto (#TemanTapiMenikah), film ini sayangnya Warkop masih tampak jauh dari harapan. Yuk, langsung aja pemeriksaan pabrik lihat di bawah itu.

Cerita penghubung Nah

Sekali lagi, Warkop DKI terlahir kembali sebagai contoh cerita menjadi pertimbangan penting dalam film difilmkan. Sementara komedi pada tema, premis dan baik mendongeng masih diperlukan untuk melibatkan masyarakat dan simpati berbuah menuju deretan karakter di layar lebar.

Sayangnya, film Foto Falcon belum mampu memaksimalkan unsur cerita sebagai salah satu senjata utama. Sepanjang duduk di kursi teater, kincir angin pemahaman masalah bagaimana cerita disajikan. Hampir enggak momen berkesan yang dapat mengikat perhatian.

elemen Warkop rilis sekolah tua secara signifikan berat dalam film ini. pengobatan Namun, starxxi enggak disajikan dapat memberikan warna dalam misi untuk menjadi pertunjukan keren.

komedi paksa

Nah bisa dipungkiri, nama Warkop DKI sudah banyak dipahami sampai seluruh pelosok Indonesia. Tampaknya Anda ingin ditonjolkan dalam cerita yang disusun oleh Rako Prijanto. Banyak lelucon Dono, Kasino, 'asli' Indro disajikan. Sayangnya, strategi ini berbalik melawan. Bukan berarti membangkitkan rasa nostalgia dan miss terhadap lelucon Warkop, saat komedi dalam film ini ngeri dan merasa bisbol telah berhasil menghasilkan tawa.

Salah satu "perangkap" ada adalah ketika trio adalah "hit" dan menampilkan wajah mesum ketika mereka dihadapkan dengan tubuh wanita cantik elegan. Bahkan, saat ini bisa menjadi sumber baru komedi. Namun, efeknya bahkan objektifikasi perempuan yang harus kebutuhan bisbol untuk menampilkan.

Sekarang kita membahas tiga karakter utama dalam film ini. Warkop DKI Reborn mencoba untuk membawa Dono, Kasino, Indro tampaknya lebih segar. Sayangnya, kehadiran baru "bisbol tiga seniman perubahan yang signifikan.

Diperdebatkan, Warkop DKI datar Doll dirakit di sketsa tunggal. Memang, membangun humor di sini lagi tidak bisa berfungsi optimal.

Minim Parodi menyisipkan Tayangan

Ketika mendengarkan Warkop DKI Reborn, Anda akan disuguhi saat-saat parodi dari beberapa film ikonik yang sudah ada dalam sejarah. Selain output sebagai Gambar Falcon seperti Bumi Manusia dan Dilan 1991 ada juga sisipan Ada Apa dengan Film Cinta 2.

Mungkin dari beberapa deretan adegan ini tersebut bermaksud untuk menjadi variasi dari Warkop DKI Reborn. Sekali lagi, hasilnya enggak berhasil seperti yang direncanakan. Selain bisbol dijahit dengan hati-hati, waktunya tidak bisa hadir humor parodi ini yang bisa membuat penonton tertawa.

Daripada fokus pada parodi itu akan lebih baik jika perhatian lebih terfokus dengan budaya sebuah cerita yang menarik, dialog yang menyebabkan pengaturan komedi "split". kincir angin ini masih minim lihat substansial di Warkop DKI Reborn.

Secara keseluruhan, perusahaan Warkop DKI Reborn dalam memberikan komedi tidak menyebabkan penonton tertawa. Ternyata, film Warkop langkah akan sulit bersaing dengan film terdahulu.

Sudah pada waktu itu, jadi penasaran, Anda dapat melihat Warkop DKI dekat bioskop Reborn. Setelah film, jangan lupa untuk memberikan catatan dan meninjau versi Anda, ya.